Tugas Akhir Sarjana
PRARANCANGAN PABRIK PUPUK UREA DARI AMONIA DAN KARBON DIOKSIDA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 250.000 TON/TAHUN
Pupuk urea merupakan salah satu komoditas penting dalam sektor pertanian Indonesia karena kandungan nitrogen tinggi yang esensial bagi pertumbuhan tanaman. Namun, data proyeksi tahun 2028 menunjukkan adanya selisih antara supply dan demand sebesar 215.751 ton, yang mencerminkan kebutuhan pasar domestik yang belum sepenuhnya terpenuhi. Untuk mengatasi hal ini, dirancang pabrik urea berkapasitas 250.000 ton/tahun menggunakan bahan baku amonia (NH₃) dan karbon dioksida (CO₂) yang tersedia melimpah di dalam negeri. Lokasi pabrik dipilih di Kawasan Industri Gresik, Jawa Timur, dekat dengan pemasok utama dan infrastruktur pendukung.
Proses produksi mengacu pada teknologi Toyo Engineering Corporation dengan konfigurasi vertical condensation reactor yang efisien, menghasilkan konversi lebih dari 51% per lintasan, serta didukung sistem daur ulang bahan baku untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi. Analisis kelayakan ekonomi menunjukkan total investasi Rp 1,88 triliun, dengan struktur permodalan 95,25% modal sendiri dan 4,75% pinjaman bank. Hasil perhitungan menunjukkan IRR sebesar 40,18%, nilai NPV positif sebesar Rp 7,23 triliun, BEP pada 63,69%, serta periode pengembalian modal (MPP) selama 4 tahun 3 bulan. Berdasarkan parameter tersebut, proyek pabrik urea ini dinyatakan layak secara teknis dan ekonomis, serta berpotensi mendukung ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
Tidak tersedia versi lain