Tugas Akhir Sarjana
RANCANG BANGUN SISTEM IDENTIFIKASI PAPARAN LAJU DOSIS TINGGI PADA DRUM 100 LITER TANAH TERKONTAMINASI CESIUM-137
Pengelolaan limbah radioaktif memerlukan identifikasi dan pengukuran paparan laju dosis yang akurat serta terdokumentasi dengan baik guna menjamin keselamatan pekerja dan lingkungan. Namun, pengukuran laju dosis pada drum limbah radioaktif masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan variasi nilai dan kesalahan pencatatan data. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem identifikasi paparan laju dosis pada drum 100 liter berisi tanah terkontaminasi Cesium-137 (Cs-137) berbasis detektor NaI(Tl) yang terintegrasi dengan sistem akuisisi data dan visualisasi berbasis komputer. Detektor NaI(Tl) Ludlum Model 375 digunakan sebagai alat ukur laju dosis, dengan hasil pengukuran dicatat secara otomatis ke komputer melalui konverter RS-232 ke USB. Data laju dosis diintegrasikan dengan citra permukaan drum menggunakan kamera digital dan perangkat lunak berbasis Python, OpenCV, dan PyQt dalam bentuk overlay distribusi spasial, dengan dukungan deteksi objek YOLOv5. Sistem dilengkapi notifikasi peringatan apabila laju dosis melebihi ambang batas 10 µSv/jam sesuai Waste Acceptance Criteria. Pengujian sistem meliputi pengukuran background, penentuan batas deteksi bawah, uji stabilitas detektor, serta validasi menggunakan sumber standar Cs-137. Hasil pengujian menunjukkan nilai batas deteksi bawah sebesar 0,097 µSv/jam dengan koefisien variasi 8,39%, yang menandakan kestabilan sistem. Validasi terhadap surveymeter portabel menunjukkan deviasi hasil pengukuran kurang dari ±5%. Implementasi pengukuran di fasilitas penyimpanan sementara IPLR BRIN menunjukkan sistem mampu mengidentifikasi hotspot radiasi dan menyimpan data pengukuran secara terstruktur.
Kata Kunci : NaI(Tl), laju dosis, limbah radioaktif, Cs-137, visualisasi spasial
Tidak tersedia versi lain