Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) DAN FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) PADA SECTION PRESSING-WELDING 2W (STUDI KASUS PADA PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan, menganalisis tingkat
risiko menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Failure Mode and Effect
Analysis (FMEA), serta memberikan rekomendasi solusi pengendalian risiko yang tepat. HAZOP
digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan penyimpangan operasi secara sistematis, sedangkan
FMEA membantu mengidentifikasi potensi kegagalan sebelum terjadi. Penelitian ini dibatasi pada area
section Pressing-welding 2w, menggunakan data kecelakaan lima tahun terakhir serta observasi langsung.
Pengevaluasian peringkat risiko dilakukan melalui As Low As Reasonably Practicable (ALARP). Dengan
memasukan nilai besarnya risiko K3 maka dapat ditentukan peringkat risiko K3 dalam pelaksanaan
pekerjaan produksi pada section welding 2w. Terdapat 11 jenis risiko (26%) tergolong risiko rendah (low
risk), 27 jenis risiko (64%) tergolong sedang (medium risk), 4 jenis risiko (10%) tergolong risiko tinggi
(high risk), dan 0 jenis risiko (0%) tergolong risiko sangat tinggi (extreme risk). Hasil penelitian
menyimpulkan bahwa hazard tertinggi yang masuk kategori risiko tinggi terdapat pada 4 kegiatan yaitu
proses Hydrolic-Press, Welding Seam-Welder, Turning & Drilling, dan Proses Pemotongan & Cutting
Wheel. Pengevaluasian menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) mendapatkan
hasil RPN sebesar 144 dari 3 kegiatan dengan resiko tertinggi yaitu terjepit, terkena percikan api, dan
terkena pengelasan, dan 108 untuk risiko terkena pecahan komponen. Hal ini menjadi fokus utama mitigasi
risiko karena memiliki nilai RPN tertinggi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan untuk
menurunkan potensi kecelakaan kerja di area pengelasan PT Suzuki Indomobil Motor.
Kata Kunci: Hazard and Operability Study (HAZOP), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), As
Low As Reasonably Practicable (ALARP).
Tidak tersedia versi lain