Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM PENDINGIN PADA AREA RUANG TUNGGU HASIL PERLUASAN GEDUNG TERMINAL DI KANTOR UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA KELAS III MOROWALI SULAWESI TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pendingin udara dan keandalan
fasilitas pada area ruang tunggu pasca perluasan gedung terminal bandara guna memastikan
terpenuhinya standar kenyamanan dan operasional. Metode yang digunakan adalah metode
kuantitatif dengan analisis data operasional dan pemeliharaan. Perhitungan beban pendingin
mengacu pada standar ASHRAE dan SNI 03-6572-2001, sedangkan evaluasi keandalan
peralatan dilakukan menggunakan parameter Mean Time Between Failures (MTBF), Mean
Time To Repair (MTTR), availabilitas, dan reliabilitas sesuai SKEP 157-IX-2003, serta
dibandingkan dengan standar kenyamanan termal berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan
Republik Indonesia Nomor PM 41 Tahun 2023. Hasil analisis menunjukkan nilai MTTR
sebesar 2 jam dan MTBF sebesar 38 jam, dengan tingkat availabilitas 95% serta reliabilitas
81,01% untuk waktu operasi 8 jam per hari. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem
pendingin telah memenuhi standar kenyamanan dan ketersediaan operasional, namun
peningkatan pengelolaan pemeliharaan tetap diperlukan untuk meningkatkan keandalan
sistem.
Kata kunci: ASHRAE, SNI, Peraturan Menteri Perhubungan, MTBF, MTTR, sistem
pendingin bandara.
Tidak tersedia versi lain