Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBAKARAN HYDROCHAR DARI CANGKANG SAWIT HASIL PROSES KARBONISASI HIDROTERMAL
Indonesia menargetkan bauran energi terbarukan 23% pada 2025, salah satunya melalui
co-firing biomassa di PLTU. Limbah cangkang sawit berpotensi sebagai bahan bakar
padat, namun kualitasnya masih rendah sehingga diperlukan pretreatment. Penelitian ini
menerapkan karbonisasi hidrotermal (HTC) pada temperatur 200 °C, 220 °C, 240 °C, dan
260 °C selama 90 menit. Biochar hasil proses diuji dengan analisis proksimat, TGA, dan
kalorimeter bom. Cangkang sawit tanpa perlakuan memiliki fixed carbon 19,40% dan
HHV 4.622,81 cal/gr, sedangkan hasil HTC menunjukkan peningkatan kualitas.
Hydrochar 240 °C menghasilkan fixed carbon tertinggi (35%) dengan HHV 5.975,20
cal/gr, sementara hydrochar 260 °C memiliki temperatur penyalaan terendah (249,89 °C)
dan energi aktivasi terendah (9,6542 kJ/mol). Hasil ini membuktikan bahwa HTC mampu
meningkatkan mutu cangkang sawit sehingga berpotensi mendukung bauran energi
nasional.
Kata Kunci : Cangkang Sawit, Karbonisasi Hidrotermal, Biomassa, Nilai Kalor,
Thermogravimetric Analysis, Kalorimeter Bom, Energi aktivasi
Tidak tersedia versi lain