Tugas Akhir Sarjana
Analisis Stabilitas Dengan Metode Resloping Dan Perkuatan Bronjong Studi Kasus Jalan Toll Manado-Bitung
Salah satu tantangan teknis yang dihadapi selama proses pembangunan jalan tol adalah
stabilitas lereng. Penelitian bertujuan mengevaluasi faktor keamanan (FK) sebelum dan
sesudah resloping serta menentukan perkuatan optimal. Analisis menggunakan metode
limit equilibrium berbasis data sekunder proyek. FK eksisting menunjukkan kondisi kritis
(0,97-1,0). Optimasi geometri dilakukan melalui resloping bertahap (1:1,75 hingga
1:2,5). Hasil iterasi menunjukkan kemiringan 1:2,5 memiliki stabilitas terbaik namun
melampaui batas Right of Way (ROW) sejauh 3,55 meter. Sehingga, kemiringan 1:2,25
(44,32 meter) dipilih sebagai solusi optimal karena tetap berada dalam batas lahan
tersedia (45,72 meter). Guna mencapai target FK 2:1,5, ditambahkan perkuatan bronjong
berdimensi 4x4 meter pada kaki lereng dan 1,5x0,5 meter pada permukaan. Hasil akhir
menunjukkan nilai FK statis sebesar 1,52 dan FK seismik 1,11 (PGA 0,275g), memenuhi
standar SNI 8460:2017. Kesimpulannya, integrasi pelandaian geometri dan perkuatan
struktur efektif mengatasi kendala lahan di zona rawan gempa.
Kata Kunci: Stabilitas Lereng, Faktor Keamanan, Resloping,Bronjong
Tidak tersedia versi lain