Tugas Akhir Sarjana
Analisis Penerapan Lean Manufacturing pada Industri Farmasi Guna Meningkatkan Efisiensi Produksi (Studi Kasus PT Nulab Pharmaceutical Indonesia)
Industri farmasi menghadapi tantangan efisiensi akibat regulasi ketat dan
kompleksitas rantai pasok. PT Nulab Pharmaceutical Indonesia mengalami ketidak
seimbangan proses, tingginya waktu tunggu, dan penumpukan WIP. Penelitian ini
menggunakan pendekatan Lean Manufacturing melalui Value Stream Mapping (VSM) dan
Waste-FMEA untuk mengidentifikasi pemborosan dan menentukan prioritas perbaikan.
Hasil menunjukkan aktivitas Value Added sebesar 55%, Non Value Added 34%, dan
Necessary Non Value Added 11%, dengan waste dominan berupa defect dan waiting. Usulan
perbaikan berhasil menurunkan waktu produksi dari 1200 menit menjadi 868,4 menit serta
meningkatkan efisiensi proses menjadi 76%.
Kata kunci: Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Waste-FMEA, Industri
Farmasi, Efisiensi Produksi
Tidak tersedia versi lain