Pra-Rancangan Pabrik Asetaldehida dari Etanol dengan Proses Dehidrogenasi Kapasitas 10.000 Ton/Tahun | Perpustakaan Institut Teknologi Indonesia
Perpustakaan Institut Teknologi Indonesia

Collection Detail

No image available for this title
Tugas Akhir Sarjana

Pra-Rancangan Pabrik Asetaldehida dari Etanol dengan Proses Dehidrogenasi Kapasitas 10.000 Ton/Tahun

Mayrani Ainun Charisma Putri - Nama Orang; Dewi Puspa Ariany - Nama Orang; Dr. Ir. Sri Handayani, M.T., I.P.M - Nama Orang;

Asetaldehida merupakan senyawa kimia penting dalam industri petrokimia yang
banyak digunakan sebagai bahan intermediet dalam produksi asam asetat, etil asetat, nbutanol, dan berbagai bahan kimia lainnya. Di Indonesia, kebutuhan asetaldehida hingga
saat ini masih dipenuhi melalui impor, sementara permintaan terus meningkat seiring
berkembangnya sektor industri. Berdasarkan analisis data konsumsi, impor, dan ekspor
dari tahun 2017 hingga 2024 serta proyeksi hingga tahun 2026, menunjukkan adanya
peningkatan kebutuhan asetaldehida yang signifikan. Dengan didirikannya pabrik
asetaldehida di Indonesia diharapkan kebutuhan asetaldehida dapat terpenuhi, bahkan
diharapkan mampu mengeksport asetaldehida ke negara–negara lain seperti Jerman,
Perancis, Italia, Inggris, Jepang dan Amerika Serikat yang membutuhkan asetaldehida.
Pabrik asetaldehida direncanakan akan dibangun di Kecamatan Gondangrejo,
Karanganyar, Jawa Tengah dengan kapasitas 10.000 ton/tahun dan akan beroperasi pada
tahun 2027. Dengan pertimbangan kedekatan sumber bahan baku, kemudahan distribusi,
ketersediaan utilitas, serta dukungan infrastruktur dan tenaga kerja. Berdasarkan aspek
efisiensi energi, keamanan operasi, biaya produksi, serta stabilitas katalis, proses
dehidrogenasi etanol dipilih sebagai teknologi yang digunakan. Prinsip proses
dehidrogenasi mereaksikan etanol pada temperatur tinggi dengan bantuan katalis berupa
krom tembaga. Reaksi dehidrogenasi akan mengkonversi etanol menjadi asetaldehida
dengan kemurnian asetaldehida yang dihasilkan hingga 99%, reaksi dalam perancangan
pabrik ini bersifat endotermis. Kebutuhan air dipasok dari PDAM PUDAM Tirta Lawu
dengan kebutuhan 1699,429 m3
/hari. Kebutuhan Listrik dipasok PT. PLN (Persero)
Gondangrejo sebanyak 218,4 kWh/hari,sedangkan bahan bakar dibutuhkan 165.568,466
L/tahun untuk bioler dan 3266,999 L/hari untuk generator .
PT. Indo Acetaldehida dalam bentuk Perseroan Terbatas yang memiliki jumlah
karyawan sebanyak 209 orang. Berdasarkan analisis ekonomi yang dilakukan, diperoleh
Total Cost Investment : Rp 93.958.395.546
Pinjaman ke Bank : Rp 35.000.000.000
Bunga bank : 10%
Periode pinjaman : 10 tahunBEP tahun ketiga : 35%
Minimum Payback Periode : 3,15 tahun
Internal Return ratio : 54,21 %
NPV pada bunga bank 10% : Bernilai Positif
Berdasarkan analisa ekonomi diatas maka Pra rancangan Pabrik Asetaldehida dengan
Kapasitas 10.000 ton/tahun ini feasible (layak) untuk didirikan.

Ketersediaan
#LokasiNo. PanggilKode EksemplarStatus
1Perpustakaan ITITK 2026 014TK2026014Tersedia
2Perpustakaan ITITK 2026 014TK2026014-CDTersedia
Informasi Detail
Judul Seri -
No. Panggil TK 2026 014
Penerbit TEKNIK KIMIA (2026)
Deskripsi Fisik -
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN -
Klasifikasi NONE
Tipe Isi -
Tipe Media -

Tidak Ada Data


Chat via WhatsApp
Menu