Dr. Ir. Aniek Sri Handayani, MT, IPM - Nama Orang; Camelia - Nama Orang; Melly Risky Sarpriani - Nama Orang;
Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan asam asetat nasional, padahal senyawa ini memiliki peran penting pada industri tekstil, makanan, farmasi, serta sebagai bahan baku turunan seperti vinil asetat monomer (VAM), asam anhidrida, dan ester asetat. PT Acidatama Tbk merupakan satu-satunya produsen lokal dengan kapasitas 36.600 ton/tahun, namun jumlah ini belum mencukupi untuk menekan impor dan memenuhi kekurangan pasokan sebesar 35.847 ton/tahun. Untuk itu, dirancang pabrik asam asetat berkapasitas 30.000 ton/tahun menggunakan bahan baku etanol dan air dari PT Molindo Raya Industrial (kapasitas 80.000 ton/tahun) dengan proses dehidrogenasi non-oksidatif menggunakan katalis Cu–Al–Zr–Ca pada reaktor fixed bed multitube (350 °C, 1,5 bar), konversi 98%, dan selektivitas 50% terhadap asam asetat. Peluang pasar didukung oleh tingginya konsumsi domestik, di mana industri VAM menyerap 45–46% total permintaan dan PTA 19–20%, serta potensi ekspor ke ASEAN. Analisis kelayakan menunjukkan Net Cash Flow Present Value (NCFPV) sebesar Rp 512,99 miliar pada tahun ke-10, Internal Rate of Return (IRR) 37,13% (di atas bunga bank 8,43%), dan Minimum Payback Period (MPP) 3 tahun 11 bulan, sehingga proyek ini dinilai kompetitif, strategis, dan berpotensi memperkuat kemandirian industri nasional
| # | Lokasi | No. Panggil | Kode Eksemplar | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Perpustakaan ITI | TK 2026 015 | TK2026015 | Tersedia |
| 2 | Perpustakaan ITI | TK 2026 015 | TK2026015-CD | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak Ada Data