Tugas Akhir Sarjana
Pengaruh Waktu Penahanan Tempering Terhadap Mikrostruktur dan Kekerasan AISI M35 untuk Aplikasi Pisau Mesin Penepung
Baja AISI M35 (JIS SKH55) merupakan High Speed Steel (HSS) yang banyak digunakan
sebagai material pisau mesin penepung karena memiliki kekerasan dan ketahanan aus yang
tinggi, namun sifat mekanik dan mikrostrukturnya sangat dipengaruhi oleh proses perlakuan
panas, khususnya tempering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi
waktu penahanan tempering terhadap perubahan mikrostruktur dan nilai kekerasan baja AISI
M35. Perlakuan panas meliputi preheating pada suhu 500 °C selama 2 jam, austenitisasi pada
suhu 860 °C selama 1 jam, quenching menggunakan media oli SAE 20W, serta tempering pada
suhu 260 °C dengan variasi waktu penahanan 0,5 jam, 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, dan 2,5 jam.
Pengujian dilakukan menggunakan metode kekerasan Rockwell C (HRC) dan pengamatan
struktur mikro dengan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan
waktu tempering menyebabkan transformasi mikrostruktur dari martensit menjadi bainit,
kemudian perlit dan ferrit, yang diikuti dengan penurunan nilai kekerasan. Namun, pada waktu
tempering 1,5 jam terjadi peningkatan kekerasan akibat fenomena secondary hardening yang
disebabkan oleh presipitasi karbida paduan halus, sehingga kondisi ini dinilai paling optimal
untuk aplikasi pisau mesin penepung.
Kata kunci: AISI M35, tempering, waktu penahanan, kekerasan, mikrostruktur.
| # | Lokasi | No. Panggil | Kode Eksemplar | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Perpustakaan ITI | MS 2026 025 | MS2026025 | Tersedia |
| 2 | Perpustakaan ITI | MS 2026 025 | MS2026025-CD | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain