Tugas Akhir Sarjana
Peran Pemberdayaan SDM Lokal Dalam Menjaga Keaslian dan Keberlanjutan Produksi Totopong Adat Sunda di UMKM Dapur Budaya Sunda Rancage
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan sumber daya manusia
lokal dalam menjaga keaslian dan keberlanjutan produksi Totopong Adat Sunda pada
UMKM Dapur Budaya Sunda Rancage. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya
pelestarian budaya sunda di Tengah-tengah perkembangan modernisasi yang berpotensi
mengurangi minat masyarakat terhadap produk budaya tradisional. UMKM Dapur Budaya
Sunda Rancage berperan tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai wadah
pelestarian budaya melalui pemberdayaan masyarakat lokal.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan
penelitian terdiri atas satu orang pemilik UMKM, dua orang pengrajin, dan dua orang
konsumen yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data,
penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji
menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan sumber daya manusia vasya
pada UMKM Dapur Budaya Sunda Rancage telah dilaksanakan melalui tahapan enabling,
empowering, dan protecting. Pada tahap enabling, UMKM memberikan kesempatan kerja
kepada masyrakat lokal serta mengenalkan nilai-nilai budaya Sunda kepada pengrajin. Pada
tahap empowering, UMKM melaksanakan pelatihan, pendampingan, dan transfer pengetahuan
budaya secara berkelanjutan sehingga meningkatkan kompetensi pengrajin. Pada tahap
protecting, UMKM menerapkan standar produksi, pengawasan kualitas, dan pelestarian nilai
budaya untuk menjaga keaslian Totopong Adat Sunda. Keaslian produk dipertahankan
melalui bentuk, filosofi, dan teknik pembuatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Keberlanjutan produksi diwujudkan melalui regenerasi pengrajin dan transfer
pengetahuan budaya kepada generasi berikutnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
pemberdayaan sumber daya manusia local berperan penting dalam menjaga keaslian serta
mendukung keberlanjutan produksi Totopong Adat Sunda sebagai warisan budaya Sunda.
| # | Lokasi | No. Panggil | Kode Eksemplar | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Perpustakaan ITI | MN 2026 012 | MN2026012 | Tersedia |
| 2 | Perpustakaan ITI | MN 2026 012 | MN2026012-CD | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain