Tugas Akhir Sarjana
DAYA TERIMA PANELIS PADA CRACKERS BERBAHAN BAKU TEPUNG AMPAS SACHA INCHI (Plukenetia volubilis. L) DAN TEPUNG BERAS
Crackers merupakan salah satu makanan ringan yang diterima baik dimasyarakat. Menurut data statistik konsumsi pangan Kementrian Pertanian (2020) kebutuhan konsumsinya pertahun 22.834/Ons dengan kenaikan rata-rata 4,2% pada tahun 2016 sampai tahun 2020. Mulai berkembang adanya inovasi dalam pembuatan crackers dengan kandungan gizi tinggi dengan mensubtitusi bahan baku crackers. Penambahan bahan biasanya berasal dari produk samping seperti ampas esktraksi kering kacang sacha inci agar meningkatkan nilai daya gunanya juga meminimalisir menjadi limbah pada lingkungan. Ampas esktraksi kering kacang sacha inci memiliki kandungan protein sebesar 51,65%. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula Crackers dengan perbandingan tepung beras dan tepung ampas sacha inchi yang disukai panelis. Variabel mutu yang diukur ialah uji organoleptik yang terdiri atas warna, aroma, tekstur, dan rasa. Mutu kimia dilakukan terhadap hasil terbaik yang meliputi analisis kadar air, lemak, karbohidrat, dan protein. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan satu faktor yaitu konsentrasi tepung ampas kacang sacha inchi dengan 8 taraf perbandingan 0%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung ampas kacang sacha inchi berpengaruh yang nyata pada nilai uji kesukaan rasa, warna, aroma, dan tekstur. Crackers dengan penambahan tepung ampas kacang sacha inchi terbaik diperoleh dari konsentrasi tepung ampas kacang sacha inchi sebesar 40% . Produk yang dihasilkan jika dibandingkan dengan crackers tepung beras pada umumnya memiliki keunggulan pada aroma juga rasanya. Pada nilai gizi yang terkandung pun unggul pada kandungan protein sebesar 17,48%
Kata kunci: Crackers, Sacha Inchi
Tidak tersedia versi lain