Tugas Akhir Sarjana
ANALISIS BORAKS (NATRIUM TETRABORAT) PADA BAKSO DI PASAR TRADISIONAL KOTA JAKARTA UTARA
Boraks (natirum tetraborat) diberitakan masih ada yang menggunakan sebagai bahan
pengental dan pengawet pada makanan, salah satunya adalah bakso. Padahal boraks
(natrium tetraborat) jika dikonsumsi manusia akan mengakibatkan gangguan kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data serta informasi penggunaan boraks
(natrium tetraborat) pada bakso di pasar tradisional Kota Jakarta Utara, serta untuk
mengetahui pengetahuan dan sikap dari produsen, pedagang, dan konsumen bakso.
Penelitian bersifat eksploratif. Metode yang digunakan adalah untuk analisis kualitatif
menggunakan easy test kit sedangkan untuk analisis kuantitatif menggunakan metode
Spektrofotometri UV-Vis, serta menggunakan kuesioner untuk survei pengetahuan dan
sikap dari produsen, pedagang, dan konsumen di Kota Jakarta Utara. Hasil penelitian
terhadap 28 sampel bakso di pasar tradisional Kota Jakarta Utara menunjukkan tidak
ditemukan bakso yang mengandung boraks (natrium tetraborat). Hasil survei
menunjukkan bahwa produsen memiliki pengetahuan yang cukup mengenai boraks
(natrium tetraborat). Survei pengetahuan dan sikap dilakukan pada 12 orang pedagang
dan 14 orang konsumen. Hasil survei menunjukkan bahwa pedagang memiliki
pengetahuan yang cukup tentang boraks (natrium tetraborat). Survei sikap produsen,
pedagang, dan konsumen menunjukkan hasil yang sudah cukup mengenai boraks
(natrium tetraborat) tidak digunakan sebagai bahan tambahan pangan.
Kata kunci: Boraks (natrium tetraborat), bakso, eksploratif, pengetahuan, sikap.
Tidak tersedia versi lain