Tugas Akhir Sarjana
IMPLEMENTASI GOOD MANUFACTURING PRACTICE PADA USAHA KATERING PT ABKD KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT
Good Manufacturing Practice (GMP) merupakan salah satu sistem pengendalian kualitas untuk suatu industri pangan untuk menghasilkan produk pangan berkualitas dan aman secara konsisten. Persyaratan dalam GMP mencakup persyaratan produksi, bangunan, lokasi, fasilitas, peralatan, dan karyawan. Pada perusahaan jasa katering seperti PT ABKD, terdapat kendala yang dapat menyebabkan tidak diterapkannya konsep GMP. Tujuan dari penelitian adalah mengindentifikasi penerapan GMP dan kendala yang dihadapi pada PT ABKD untuk saran perbaikan. Metode penelitian adalah penelitian Observasional Deskriptif dimana peneliti melakukan observasi variabel hanya satu kali pada satu saat. Variabel yang diobservasi terdiri dari 16 aspek CPPOB yakni: Lokasi, Bangunan, Fasilitas Sanitasi, Mesin dan Peralatan, Bahan, Pengawasan Proses, Produk Akhir, Laboratorium, Karyawan, Pengemasan, Label dan Keterangan Produk, Penyimpanan, Pemeliharaan dan Sanitasi, Pengangkutan, Dokumentasi, Penarikan Produk. Hasil Analisa menunjukkan nilai secara keseluruhan sebesar 427 dari 522 (lebih dari 75%) sehingga dapat dikatakan memenuhi kriteria CPPOB dengan penilaian ‘Baik’ sebagai katering bergolong B1 dengan beberapa kendala seperti kelengkapan dokumentasi, labelling yang perlu ditingkatkan.
Kata Kunci : Katering, GMP, Kualitas, Observasi
Tidak tersedia versi lain